NKCTHI (2020)

Judul film : Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Produser : Anggia Kharisma
Penulis : Marchella FP
Genre : Drama
Musik : Ofel Obaja
Tanggal Rilis : 2 Januari 2020
Durasi : 121 menit
Bahasa : Indonesia
Film yang diangkat dari Novel Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini adalah film bergenre drama keluarga yang di sutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko, yang bercerita tentang konflik yang ada dalam keluarga. Tokoh utama di film ini ada 5, yaitu Narendra sebagai ayah (Dony Damara), Ajeng sebagai Ibu (Susan Bachtiar), Angkasa sebagai anak sulung (Rio Dewanto), Awan sebagai anak tengah (Rachel Amanda), Aurora sebagai anak bungsu (Sheila Dara Aisha).
Kisah ini berawal dari sepasasang suami istri yang memiliki 3 anak bernama Angkasa, Aurora, dan Awan. Dilihat sekilas, keluarga ini merupakan keluarga yang harmonis dan bahagia. Namun sebagai ayah, Narendra tak menyadari kalau perlakuan istimewa terhadap Awan dapat menjadi masalah yang bisa membuat konflik besar dalam keluarganya.
Setelah Awan menghadapi kegagalan yaitu dipecat dari perusahaan yang dia impikan sejak lama, dia mengalami kecelakaan lalu tangan nya patah karena keinginannya untuk tidak dijemput di kantornya tetapi ia lebih memilih untuk naik MRT. Semenjak itu ayahnya menjadi lebih protektif karena takut kehilangan dia untuk kedua kalinya. Angkasa pun sebagai sulung dan anak laki-laki satu-satunya berusaha keras untuk mandiri dan menjadi pelindung adik-adiknya.
Aurora, sebagai anak kedua, menjadi teracuhkan oleh keluarganya. Ia cenderung menghadapi masalah-masalahnya sendiri dan telah mencoba berdamai dengan keadaan nyaris sepanjang hidupnya. Sedangkan Awan, ia selalu merasa ditekan dan diatur oleh ayahnya sehingga dia tidak bisa memilih keinginannya. Angkasa pun lama-kelamaan, juga merasa tidak bebas karena tanggung jawab yang diberikan oleh ayahnya untuk menjaga adik-adiknya, sampai-sampai hubungan asmara yang sudah ia jalani selama 4 tahun harus kandas akibat ia terpaksa harus memprioritaskan menjaga adik-adiknya itu.
Semenjak kegagalan Awan tersebut, ia berkenalan dengan Kale. Mereka bertemu saat Awan ikut dengan Angkasa ke konser yang diatur olehnya. Sosok Kale yang hadir ke hiudp Awan memberikan pengalaman hidup yang bisa dibilang keluar dari zona nyamannya. Kale adalah petualangan baru Awan, yang membuat hidupnya lebih berwarna. Akan tetapi, kedatangan Kale membuat Awan berubah. Dia mulai berani memilih dan berdebat dengan ayahnya. Puncaknya, adalah ketika Aurora menggelar pameran seni tunggal pertamanya dan disitu Awan dan ayahnya bertengkar.
Pertengkaran ini mendorong pemberontakkan kakak beradik ini. Hal itu menyebabkan terungkapnya rahasia dan trauma besar dalam keluarga mereka.
Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini merupakan film yang cocok untuk keluarga karena dalam film ini mengajarkan kita tentang keakraban keluarga yang saling menjaga satu sama lain serta menghargai karya sesama anggota keluarga dan film ini bersifat proposional karena para penonton akan ikut merasakan kesedihan saat menonton.
Secara keseluruhan, film ini sangat bagus, terutama dalam soundtrack film yang sangat menarik. Setiap tokoh dan bagian film memiliki lagu tersendiri yang menggambarkan suasana dalam film tersebut. Seperti adegan Aurora yang diiringi dengan lagu Isyana Sarasvati – “Untuk Hati yang Terluka”, menyiratkan kondisinya yang selalu berada di tengah-tengah. Dan juga lagu Hindia – “Secukupnya”, adegan dimana Awan mengalami tekanan setelah berdebat dengan keluarganya.
Kekurangan pada film ini adalah alur film yang agak membingungkan. Beberapa kali alur membahas tentang kejadian masa lalu (flashback) yang tiba-tiba diselipkan di kejadian yang sedang berlangsung di film. Hal tersebut membuat penonton sedikit bingung.